
BANYUWANGI - Kasat Reskrim Polres Jembarana, AKP Gusti
Made Sudarma Putra mengatakan penyebab tenggelamnya Kapal Rafelia II
kapal diduga adanya kebocoran.
Dia menjelaskan, sekitar pukul
13.16 Wita KMP Rafelia berangkat dari Gilimanuk menuju Ketapang,
sekitar pukul 13.52 Wita KMP Rafelia tiba di pelabuhan Ketapang dan
kapal terlihat dalam posisi miring. Dan pukul 14.09 Wita, KMP Rafelia
tenggelam dalam posisi baling-baling di atas.
"Dari hasil
konfirmasi, SPV ASDP Ketapang bahwa tenggelamnya KMP Rafelia II diduga
karena mengalami kebocoran dan miring pada posisi di belakang Hotel
Banyuwangi Beach," katanya.
Dikatakan, KMP Rafelia II berangkat
dari pelabuhan Gilimanuk menuju pelabuhan Ketapang dengan muatan 2 unit
truk besar, 1 unit Pikap, 4 unit tronton, 18 unit truk sedang dan 4
kendaraan kecil total 25 unit.
"Hingga saat ini masih
dilaksanakan proses evakuasi SAR dan tim sedang melakukan penyelamatan
pada penumpang kapal yang tenggelam dan belum dikatahui tentang adanya
kerugian dan korban. Proses evakuasinya juga dibantu oleh para nelayan
yang ada di sana," pungkasnya.
Kapal tersebut dilaporkan bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, pukul 12.50 WIB.
Di
tengah jalan, kapal itu mengalami kebocoran dan miring. Sekitar pukul
13.10 WB kapal itu tenggelam beserta muatan yang terdiri dari dua unit
truk besar, satu unit pick up, empat unit truk tronton, 18 unit truk
sedang, dan empat kendaraan kecil.
"Ada
10 korban luka-luka, mereka telah dibawa ke rumah sakit untuk
perawatan. Sementara itu, ada empat orang yang masih belum ditemukan,"
katanya kepada BBC Indonesia.
Keempat orang yang belum ditemukan terdiri dari nahkoda, mualim 1, seorang ibu beserta seorang anak.
Azwar mengaku belum bisa memastikan jumlah penumpang karena manifes Ravelia 2 tengah diminta dari Pelabuhan Gilimanuk.
Kepala
Badan SAR Nasional, Bambang Soelistyo, mengaku mengerahkan 40-an
petugas SAR dari pos Jimbaran, pos Buleleng, dan Pos Jember untuk
mencari korban dari kapal Ravelia.
“Ada tiga kapal rig yang
dikirim ke sana. Lalu ada satu helikopter Bolkow yang diterbangkan ke
lokasi,” kata Bambang kepada BBC Indonesia.
Jumat, 04 Maret 2016
Ini Dugaan Penyebab Kapal Rafelia Tenggelam di Selat Bali
Diposting oleh
Muhammad Faisal
di
15.01
Tags :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar